Pada hari Ahad, 8 Maret 2026, warga mengadakan pertemuan rutin yang berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan. Kegiatan dimulai pada pukul 10.30 dengan acara pembukaan berupa menyanyikan Mars PKK dan dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila sebagai bentuk penguatan nilai kebangsaan.
Dalam pertemuan tersebut disampaikan beberapa informasi penting kepada warga. Salah satunya adalah pemberitahuan bahwa selama bulan Ramadan tidak akan diadakan rapat RT agar warga dapat lebih fokus menjalankan ibadah. Selain itu, ada juga imbauan dari pihak kelurahan terkait kondisi cuaca yang sedang tidak menentu sehingga warga diminta lebih berhati-hati dalam beraktivitas.
Warga juga diajak untuk memperhatikan kondisi saluran air di lingkungan RW agar alirannya tetap lancar dan tidak menimbulkan genangan saat hujan. Selain itu, warga diingatkan untuk menjaga kesehatan selama bulan Ramadan dengan mencukupi kebutuhan air saat berbuka puasa dan sahur, serta menjaga pola makan dan istirahat.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas rencana persiapan kegiatan lomba yang biasanya diadakan pada bulan Agustus. Persiapan direncanakan akan dimulai setelah perayaan Idul Fitri agar kegiatan dapat berjalan dengan lebih baik dan meriah.
Selanjutnya disampaikan laporan kegiatan warga yang meliputi tabungan bersama, kegiatan arisan, serta beberapa catatan terkait anggota yang masih perlu melengkapi kewajibannya. Penyampaian laporan ini dilakukan sebagai bentuk keterbukaan pengurus kepada seluruh warga.
Menjelang akhir acara, suasana pertemuan menjadi lebih meriah dengan adanya pembagian hadiah bagi warga yang hadir berupa sabun cuci. Selain itu, diberikan pula apresiasi kepada warga yang selama sepuluh bulan berturut-turut tidak pernah absen mengikuti pertemuan. Penghargaan tersebut diberikan kepada Ibu Painah, Ibu Karsono, dan Ibu Harti yang menerima hadiah berupa payung.
Karena hadiah payung memiliki nilai yang cukup istimewa, panitia mengadakan kuis singkat berisi pertanyaan seputar pengetahuan tentang Kabupaten Klaten. Kuis ini disambut dengan antusias oleh para peserta, dan Ibu Painah berhasil menjadi pemenang setelah menjawab pertanyaan dengan tepat.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, warga kemudian melanjutkan dengan menjenguk Ibu Dwi Eko Yulianto yang baru saja kembali dari rumah sakit setelah menjalani perawatan akibat demam berdarah. Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan warga terhadap sesama.